Persib Bergerak Cepat Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic Sudah Siapkan Rencana
Persib kini bergerak cepat mencari pengganti Frans Putros setelah bek Timnas Irak tersebut resmi meninggalkan klub.
Persib Bandung tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kepergian Frans Putros. Setelah negosiasi kontrak baru berakhir tanpa kesepakatan, jajaran pelatih dan manajemen Pangeran Biru harus segera menentukan profil pemain yang dapat mengisi kekosongan dalam skuad menjelang musim 2026/2027. Igor Tolic pun mulai menyusun ulang rencana permainan karena kehilangan Putros tidak hanya mengurangi pilihan di lini belakang, tetapi juga menghilangkan salah satu pemain paling fleksibel dalam tim.
Putros resmi meninggalkan Persib setelah kontrak satu musimnya berakhir. Manajemen sebenarnya telah berusaha mempertahankan pemain Timnas Irak tersebut berdasarkan rekomendasi tim pelatih. Namun, pembicaraan antara kedua pihak tidak menghasilkan kesepakatan baru. Persib kemudian memilih mengakhiri kerja sama secara profesional dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Putros selama berada di Bandung.
Situasi ini membuat pencarian pengganti Frans Putros menjadi salah satu agenda penting dalam persiapan tim. Persib bukan hanya membutuhkan tambahan pemain untuk memenuhi jumlah skuad. Pemain yang datang harus cocok dengan kebutuhan Igor Tolic, mampu menjalankan lebih dari satu tugas, dan memiliki kesiapan menghadapi tekanan tinggi sebagai bagian dari tim juara.
Perpisahan yang Tidak Masuk Rencana Awal Persib
Kepergian Putros bukan keputusan yang sejak awal dirancang Persib. Manajemen mengakui telah membuka negosiasi perpanjangan kontrak, tetapi pembahasan berakhir tanpa titik temu. Fakta bahwa proses tersebut dilakukan atas rekomendasi tim pelatih memperlihatkan Putros sebenarnya masih masuk dalam proyeksi teknis untuk musim baru.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa klub telah melakukan negosiasi ulang setelah kontrak Putros berakhir. Kedua pihak akhirnya sepakat berpisah setelah kesepakatan baru tidak tercapai. Keterangan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepergian sang pemain bukan disebabkan oleh minimnya kontribusi di lapangan.
Putros tampil dalam 28 dari 34 pertandingan Persib di Super League 2025/2026 dan menyumbangkan satu gol. Ia ikut mengantarkan Pangeran Biru meraih gelar juara, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan klub mempertahankan dominasinya di kompetisi domestik. Konsistensinya bersama Persib turut membuka jalan untuk kembali memperkuat Irak di Piala Dunia 2026.
Dengan latar belakang tersebut, mencari pengganti Frans Putros bukan pekerjaan sederhana. Persib kehilangan pemain yang telah memahami lingkungan tim, tekanan Bobotoh, karakter kompetisi Indonesia, dan tuntutan bermain untuk klub yang selalu dibebani target juara.
Baca juga: Liga Indonesia 2026: Persib Bandung Siap Pertahankan Dominasi di Liga 1
Mengapa Peran Frans Putros Sulit Digantikan?
Nilai Putros tidak hanya terletak pada statusnya sebagai pemain asing atau anggota Timnas Irak. Keunggulan utamanya adalah fleksibilitas. Ia memiliki latar belakang sebagai pemain bertahan, tetapi dalam skema Persib juga dapat ditempatkan di lini tengah untuk membantu keseimbangan permainan.
Pada laga melawan PSM Makassar, misalnya, Putros dimainkan di tengah bersama Thom Haye dan Adam Alis. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa staf pelatih melihatnya sebagai pemain yang mampu menjalankan tugas lebih luas daripada sekadar menjaga area pertahanan. Dalam pertandingan yang sama, Persib memiliki Julio Cesar dan Patricio Matricardi sebagai bagian dari struktur belakang, sedangkan Putros membantu tim dari sektor tengah.
Fleksibilitas seperti itu sangat berharga dalam kompetisi panjang. Seorang pemain bisa menutup beberapa posisi ketika ada cedera, akumulasi kartu, penurunan performa, atau perubahan strategi. Pelatih juga tidak harus selalu melakukan pergantian besar pada susunan pemain ketika ingin mengubah formasi di tengah pertandingan.
Proses pencarian pengganti Frans Putros dilakukan bersamaan dengan penyusunan skuad baru musim 2026/2027.
Pengganti Putros idealnya memiliki sejumlah karakter berikut:
- Mampu bermain sebagai bek tengah, bek sisi, atau gelandang bertahan.
- Kuat dalam duel fisik dan membaca arah serangan lawan.
- Tenang ketika menerima bola di bawah tekanan.
- Mampu membantu proses membangun serangan dari lini pertama.
- Cepat memahami mekanisme bertahan kolektif yang diinginkan pelatih.
Jika Persib hanya mendatangkan bek dengan kemampuan bertahan konvensional, kedalaman skuad memang bertambah. Namun tim belum tentu mendapatkan fungsi taktis yang sebelumnya diberikan Putros. Karena itu, proses seleksi pemain baru perlu menimbang kecocokan permainan, bukan hanya reputasi atau rekam jejak klub sebelumnya.
Igor Tolic Mulai Membentuk Identitas Permainan Baru
Perubahan komposisi berlangsung ketika Igor Tolic mulai memberikan materi taktikal kepada skuad Persib. Setelah pemain menjalani program pemulihan kebugaran, latihan beralih kepada komunikasi saat menyerang dan bertahan, mekanisme serangan balik, serta cara membongkar pertahanan rendah.
Tolic menyebut tim memiliki waktu sekitar lima sampai enam pekan untuk memperbaiki sejumlah aspek permainan. Ia juga menaruh perhatian pada pertahanan di dalam kotak penalti agar gawang Persib tidak mudah ditembus. Program tersebut memperlihatkan bahwa pelatih berusia 48 tahun itu ingin membangun struktur yang seimbang, bukan hanya mengandalkan kekuatan individu.
Dalam konteks tersebut, pengganti Frans Putros harus dapat beradaptasi dengan cepat. Pemain baru nantinya tidak masuk ke dalam tim yang masih menunggu arah permainan. Tolic sudah mulai memasukkan prinsip-prinsip taktik sejak awal pramusim, sehingga keterlambatan perekrutan dapat membuat pemain baru tertinggal dalam memahami detail sistem.
Persib juga menghadapi agenda kompetitif yang menuntut kesiapan lebih dini. Piala Presiden menjadi bagian dari persiapan sebelum kompetisi utama, sementara status sebagai juara bertahan membuat setiap lawan memiliki motivasi ekstra ketika menghadapi Pangeran Biru.
Baca juga: Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Bidik Piala Dunia 2030 Bersama Timnas Indonesia
Komposisi Pertahanan Belum Kehilangan Fondasi
Meski ditinggal Putros, Persib tidak memulai pembangunan lini belakang dari nol. Klub masih mempunyai beberapa pemain yang dapat menjadi fondasi pertahanan. Julio Cesar mendapat perpanjangan kontrak, sementara Patricio Matricardi juga termasuk pemain yang dipertahankan untuk menjaga kesinambungan tim. Situs resmi klub menempatkan kabar perpanjangan kontrak para pemain tersebut di antara agenda penting pembentukan skuad musim baru.
Selain pemain asing, Persib mempunyai opsi lokal seperti Kakang Rudianto dan Alfeandra Dewangga. Keduanya menawarkan usia yang lebih muda serta kemampuan berkembang dalam jangka panjang. Dewangga juga dikenal dapat bermain di beberapa posisi, sedangkan Kakang memiliki keuntungan karena tumbuh dalam lingkungan Persib dan memahami karakter klub.
Akan tetapi, kedalaman di atas kertas tidak otomatis menyelesaikan kebutuhan. Persib harus mempertimbangkan beban pertandingan, potensi cedera, rotasi, dan kebutuhan menghadapi lawan dengan karakter berbeda. Tim yang mengejar trofi membutuhkan lebih dari satu kombinasi pertahanan.
Masalah lainnya adalah keseimbangan kuota pemain. Bila Persib mencari pemain asing, manajemen harus menilai dampaknya terhadap komposisi keseluruhan. Namun jika memilih pemain lokal, jumlah kandidat dengan pengalaman dan fleksibilitas setara Putros tidak terlalu banyak.
Sosok pengganti Frans Putros harus mampu bermain fleksibel sesuai kebutuhan Igor Tolic.
Profil Pemain yang Paling Masuk Akal untuk Direkrut
Persib belum perlu terburu-buru mengumumkan nama hanya untuk meredakan rasa penasaran publik. Perekrutan yang tepat lebih penting daripada perekrutan yang cepat. Meski demikian, klub tetap harus bergerak karena fase latihan taktikal sudah berjalan.
Dari kebutuhan tim, terdapat tiga tipe pemain yang dapat dipertimbangkan.
Pertama, bek tengah yang mampu menjadi gelandang bertahan. Profil ini paling dekat dengan fungsi Putros. Pemain tersebut bisa turun ke antara dua bek ketika tim membangun serangan, kemudian maju ke tengah ketika Persib menguasai bola.
Kedua, bek sisi dengan kemampuan bermain ke dalam. Dalam sepak bola modern, full-back tidak selalu bertahan di garis luar. Ia dapat masuk ke tengah untuk menambah jumlah pemain saat menguasai bola. Tipe tersebut dapat memberi variasi baru kepada Tolic.
Ketiga, gelandang bertahan murni dengan kemampuan duel yang kuat. Pilihan ini memang tidak menggantikan seluruh fleksibilitas Putros, tetapi dapat meningkatkan perlindungan di depan pertahanan dan membebaskan gelandang kreatif untuk bermain lebih agresif.
Usia juga menjadi pertimbangan. Merekrut pemain berpengalaman dapat memberikan dampak cepat, tetapi Persib perlu menjaga regenerasi. Pemain yang berada pada usia produktif dan memiliki nilai jual jangka panjang bisa menjadi pilihan lebih strategis daripada kontrak singkat untuk pemain senior.
Tekanan Besar Menanti Pemain Baru di Bandung
Siapa pun yang didatangkan akan langsung berhadapan dengan ekspektasi besar. Persib bukan klub yang memberi waktu panjang tanpa tuntutan hasil. Status juara membuat standar meningkat, sementara Bobotoh akan membandingkan pemain baru dengan kontribusi Putros.
Tekanan tersebut tidak selalu mudah bagi pemain asing yang baru pertama kali tampil di Indonesia. Selain beradaptasi dengan cuaca dan ritme kompetisi, ia harus menghadapi perjalanan tandang, kondisi lapangan yang beragam, serta atmosfer stadion yang intens.
Karena itu, aspek mental tidak boleh dipisahkan dari evaluasi teknis. Pemain yang memiliki kemampuan bagus tetapi tidak nyaman menghadapi sorotan bisa kesulitan menunjukkan performa terbaik. Persib membutuhkan sosok yang siap menerima tanggung jawab, bukan pemain yang hanya tertarik pada kontrak.
Kehadiran pemain senior di ruang ganti akan membantu proses tersebut. Komunikasi dari kapten, staf pelatih, serta pemain yang sudah lama berada di klub dapat mempercepat adaptasi. Proses integrasi harus dimulai sejak hari pertama agar pemain baru tidak terasa sebagai bagian terpisah dari kelompok.
Pencarian Pengganti Putros Menjadi Ujian Pertama Perencanaan Tolic
Kepergian Frans Putros memberi ujian awal bagi Igor Tolic dan manajemen Persib. Mereka harus menunjukkan bahwa pembangunan tim tidak bergantung kepada satu pemain, sekaligus menjaga kualitas skuad setelah kehilangan sosok yang berkontribusi dalam musim juara.
Keputusan terbaik belum tentu berupa perekrutan nama besar. Persib memerlukan pemain yang sesuai dengan sistem, mampu menjalankan instruksi secara disiplin, serta memberi fleksibilitas ketika pertandingan menuntut perubahan. Proses tersebut membutuhkan koordinasi antara tim pelatih, departemen rekrutmen, dan manajemen.
Dalam jangka pendek, Tolic masih dapat mengandalkan pemain yang tersedia untuk menjalankan latihan dan menghadapi agenda pramusim. Namun sebelum kompetisi utama dimulai, komposisi ideal harus sudah terbentuk. Keterlambatan dapat memengaruhi chemistry serta memaksa pelatih melakukan penyesuaian ketika pertandingan resmi telah berjalan.
Keterangan resmi mengenai berakhirnya kerja sama dengan Putros dapat dibaca melalui situs resmi Persib Bandung. Klub mencatat Putros tampil dalam 28 pertandingan liga dan menjadi bagian penting dari tim yang meraih gelar Super League 2025/2026.
Baca juga: Liga Indonesia 2026 Persija Jakarta: Ambisi Besar Macan Kemayoran Kembali ke Puncak
Pencarian pengganti Frans Putros pada akhirnya bukan sekadar upaya menambal lubang dalam daftar pemain. Langkah tersebut akan memperlihatkan arah permainan Persib di bawah Tolic. Bila pemain yang direkrut mampu memberi fleksibilitas, ketenangan, dan kedalaman, perpisahan ini dapat berubah menjadi momentum pembaruan. Sebaliknya, pilihan yang tidak tepat berpotensi mengganggu keseimbangan tim ketika tekanan mempertahankan gelar mulai datang.
Menarik dinantikan siapa pengganti Frans Putros yang akhirnya dipilih Persib Bandung.
Pertanyaan Seputar Pengganti Frans Putros
Mengapa Frans Putros meninggalkan Persib?
Kontrak Putros berakhir setelah musim 2025/2026. Persib telah melakukan negosiasi perpanjangan, tetapi kedua pihak tidak mencapai kesepakatan baru.
Apa posisi utama Frans Putros?
Putros memiliki kemampuan bermain sebagai pemain bertahan dan dapat digunakan di lini tengah. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan perannya cukup penting bagi Persib.
Apakah Persib sudah mengumumkan pengganti Frans Putros?
Hingga kabar ini disusun, Persib belum mengumumkan nama pengganti secara resmi. Tim pelatih dan manajemen masih memiliki ruang untuk menilai kebutuhan skuad sebelum menetapkan pemain baru.
Siapa saja bek yang masih dimiliki Persib?
Persib masih mempunyai sejumlah pilihan seperti Julio Cesar, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto, dan Alfeandra Dewangga. Komposisi akhir tetap dapat berubah mengikuti aktivitas transfer klub.

